Tugas Review Artikel Inovasi

 REVIEW JURNAL UTAMA

Pada ekonomi global, keberadaan UMKM memiliki pengaruh yang signifikan untuk menjaga keberlangsungan ekonomi. UMKM sangat menarik untuk dijadikan objek penelitian karena selain tingginya kontribusi pada ekonomi, UMKM juga dapat melewati berbagai krisis yang terjadi di dunia. Dengan fenomena ini, UMKM dituntut untuk memiliki kemampuan yang kompetitif dan kemampuan untuk menjalankan bidang bisnis nya dan mencapai visi jangka Panjang. Di masa ini, inovasi penting bagi kompetisi dalam bisnis. kebutuhan akan kemampuan inovasi meningkat seiring dengan meningkatnya tantangan pada kompetisi global.

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana aspek TIC dapat berdampak pada kinerja produk-produk baru pada sector UMKM. Penelitian ini mencoba untuk memetakan dampak Technological Innovation Capability (TIC) dan aspek-aspeknya pada konteks UMKM pada kinerja pengembangan produk baru. Aspek-aspek TIC yang dimaksud adalah kemampuan untuk belajar, kemampuan untuk penelitian dan pengembangan, kemampuan alokasi sumber daya, kemampuan manufaktur, kemampuan pemasaran, kemampuan mengorganisasi, dan kemampuan perencanaan strategis.

Penelitian dilakukan dengan metode survey untuk memperoleh data yang diharapkan. Data primer yang diperoleh dari kuisioner kemudian didistribusikan menggunakan cross sectional method. Sumber data diperoleh dari pemilik UMKM yang berdomisili di Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, dan Surabaya). Pengumpulan data menggunakan skala likert untuk mengukur perilaku, opini, dan persepsi dari responden terhadap objek penelitian.

Hasil dari kuisioner dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil yang diperoleh yaitu kemampuan untuk penelitian dan pengembangan, kemampuan pemasaran, dan kemampuan perencanaan strategis memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pengembangan produk baru.

REVIEW JURNAL PEMBANDING

Inovasi teknologi adalah suatu factor kunci bagi daya saing suatu usaha. Ada kebutuhan yang besar bagi negara berkembang untuk merencanakan, mengelola perubahan dalam konteks globalisasi dan focus pada intervensi sains dan teknologi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi negara untuk mencapai kebebasan ekonomi.

Penerapan teknologi pada konteks UMKM adalah cakupan kepentingan yang berkembang di negara berkembang. Ada banyak penerapan teknologi yang sudah diterapkan secara luas di negara-negara barat, namun belum di negara-negara berkembang. Penerapan teknologi ini krusial bagi perkembangan bisnis di sector swasta.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dampak penggerak penerapan teknologi pada perilaku manajerial terhadap penerapan inovasi, menilai dampak perilaku manajerial terhadap perilaku penerapan inovasi, dan untuk mengukur dampak perilaku penerapan inovasi teknologi pada kinerja organisasi.

Produktivitas organisasi dapat diraih dengan menerapkan inovasi teknologi. Inovasi teknologi dapat  menurunkan biaya transaksi, biaya iklan dan promosi, mengeliminasi rantai pasok tradisional, mempercepat komunikasi dengan konsumen. pada Sebagian besar negara berkembang, UMKM memimpin untuk pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan. Penerapan inovasi membuat UMKM dapat survive pada persaingan yang ketat, krisis ekonomi global, dan berkompetisi melawan organisasi yang lebih besar.

Untuk mendapatkan pertumbuhan pendapatan dari produk baru, cara yang dapat dilakukan UMKM adalah dengan menawarkan konsumen produk baru yang mempermudah mereka menjadi lebih efektif dan efisien daripada produk yang mereka jual sebelumnya.

Di antara perusahaan dengan berbagai ukuran, UMKM pada umumnya lebih fleksibel, beradaptasi lebih baik, dan tempat yang lebih baik untuk mengembangkan dan mengimplementasikan ide-ide baru. Fleksibilitas UMKM, struktur organisasi yang sederhana, risiko yang rendah, dan daya penerimaan adalah fitur yang penting untuk memfasilitasi mereka menjadi inovatif. Maka dari itu, UMKM dari berbagai bidang mempunyai potensi inovasi yang tidak disadari.

Inovasi produk membutuhkan kompetensi yang berkaitan dengan teknologi (yang mempermudah produksi) dan berkaitan dengan konsumen (mempermudah perusahaan untuk melayani konsumen).

Kepentingan strategis UMKM pada ekonomi global antara lain, UMKM membuat lapangan pekerjaan meningkat lebih baik daripada organisasi yang lebih besar, meningkatkan kompetisi pasar dan menurunkan monopolistic dari organisasi yang lebih besar, serta mendorong pengembangan keahlian wirausaha dan inovasi.

Pada negara-negara berkembang, seperti negara-negara Asia, incubator bisnis adalah factor pendorong yang lebih penting dari pengembangan social dan ekonomi. Dengan meningkatnya kesadaran di seluruh dunia untuk mempromosikan inovasi dan kewirausahaan, pembuatan kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya semakin melihat inkubasi bisnis sebagai alat yang penting untuk membuka lapangan pekerjaan yang berkesinambungan. Sebagai tambahan, UMKM yang mengembangkan kinerja utama menunjukkan 90% tingkat kesuksesan pada sector pemuda dan 82% pada sector teknologi.

Manfaat strategis dari inovasi di seluruh dunia, incubator menawarkan layanan baik yang berwujud maupun tak berwujud, Sebagian besar tipe incubator adalah tipe teknologi campuran, tujuan dari incubator  terfokus pada inovasi. Kesimpulannya adalah inovasi merupakan alat vital untuk transfer teknologi, pembukaan lapangan pekerjaan, kewirausahaan, dan teknologi komersial.

Beberapa factor yang menjadi penghambat perkembangan UMKM seperti, keuangan, kurangnya keahlian manajerial, mesin dan teknologi, factor peraturan, dan akses ke pasar internasional.

Penggunaan teknologi adalah factor pendorong UMKM untuk meningkatkan bisnisnya tidak hanya dari segi kinerja tetapi juga berkontribusi secara signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional.

FENOMENA UMKM DALAM MENGEMBANGKAN DESAIN PRODUK BARU

Di era pasar global ini, kebutuhan inovasi UMKM meningkat seiring dengan meningkatnya keketatan tantangan untuk memenangkan kompetisi global. Inovasi adalah salah satu instrumen dasar dari strategi untuk tumbuh agar bisa menembus pasar baru, mengembangkan pasar yang sudah ada, dan untuk menciptakan keunggulan kompetitif suatu usaha. Technological Innovation capability (TIC) adalah salah satu komponen penting dari daya saing pada struktur organisasi, proses, produk, dan layanan suatu perusahaan.

Untuk meningkatkan kinerja desain produk baru pada UMKM, kemampuan untuk penelitian dan pengembangan diperlukan agar bisa meningkatkan kinerja produk yang diproduksi. Selain itu, kemampuan perencanaan strategis harus ditingkatkan karena memiliki dampak yang dua kali lebih besar daripada kemampuan untuk pemasaran dan penelitian dan pengembangaan bagi kinerja inovasi produk suatu organisasi.  

Implikasi manajemen yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tiga kemampuan tersebut yaitu meningkatkan kemampuan pemasaran dengan menjaga hubungan baik dengan konsumen, mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai segmen pasar, mempunyai system inteligensi yang efektif, mempersiapkan tim penjualan yang baik, dan dapat mengerti tingkat kepuasan pelanggan. Selain itu, penting juga meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan melalui struktur dan fungsi yang jelas pada tim penelitian dan pengembangan, tim ini harus peka terhadap umpan balik yang diberikan oleh konsumen terkait dengan produk baru, mempunyai perhatian lebih pada produk dan proses baru, dan mempunyai perhatian pada kemampuan dari sumber daya manusia pada tim penelitian dan pengembangan dan mempunyai konsep pengembangan produk baru di masa depan yang berdasar pada kebutuhan dan keinginan konsumen. hal yang paling penting yaitu kemampuan perencanaan strategis sebagai fondasi untuk berkompetisi dengan competitor yang sudah ada. Hal ini dapat dicapai dengan kejelasan visi dan misi organisasi, kemampuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal serta kesempatan dan ancaman eksternal, mempunyai produk yang terukur dan proses road map dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan di lingkungan bisnis.

KORELASI JURNAL UTAMA DAN JURNAL PEMBANDING

  •           Disebutkan bahwa factor yang penting bagi perkembangan UMKM yang signifikan adalah kemampuan pada aspek teknologi (yang diperjelas lagi pada artikel utama yaitu penelitian dan pengembangan serta perencanaan strategis) dan aspek pemasaran.
  •           Kedua artikel ini sama-sama membahas tentang penerapan inovasi teknologi pada UMKM di negara berkembang, namun untuk jurnal utama lebih spesifik pada Indonesia.
  •         Pada jurnal utama dikelaskan dengan detail bagaimana suatu UMKM dapat meningkatkan baik kemampuan pemasaran, penelitian dan pengembangan, maupun perencanaan strategis.
  •           Pada jurnal pembanding disebutkan hambatan yang biasanya dialami UMKM dalam melakukan inovasi baik aspek teknologi maupun aspek pemasaran.
REFERENSI

Hanadi, A. L., & Aruna, M. (2013). Technology innovation for SME growth: A perception for the emerging economies. Technology4(3).

Handiwibowo, G., Nasution, A., Arumsari, Y & Astuti, R. (2020). Strategic fit implication of technological innovation capabilities for SMEs with new product development.Management Science Letters , 10(12), 2875-2882.

Komentar